fashion
smailing group indonesia
Fesyen Modest Berkelanjutan

Fesyen Modest Berkelanjutan Menjadi Tren Travel 2026

Perjalanan kini bukan lagi hanya tentang destinasi yang dikunjungi. Cara seseorang bepergian—termasuk bagaimana mereka berpakaian—semakin menjadi bagian penting dari pengalaman travel secara keseluruhan.

Bagi traveler modern, pakaian bukan sekadar kebutuhan praktis selama perjalanan. Outfit yang digunakan saat traveling kini harus mampu memenuhi banyak fungsi sekaligus: nyaman digunakan selama perjalanan panjang, sesuai dengan berbagai aktivitas di destinasi, tetap terlihat menarik di media sosial, dan semakin penting—selaras dengan nilai keberlanjutan.

As we move toward 2026, travel trends are expected to be heavily influenced by the rise of sustainable modest fashionMemasuki tahun 2026, tren travel diprediksi akan semakin dipengaruhi oleh munculnya sustainable modest fashion, sebuah konsep yang menggabungkan kesopanan, kenyamanan, fleksibilitas, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Tren ini mencerminkan perubahan gaya hidup traveler global yang semakin sadar bahwa pilihan fashion mereka juga memiliki dampak terhadap bumi.

Traveler Kini Lebih Peduli pada Material Pakaian

Jika sebelumnya banyak traveler hanya fokus pada desain atau tren fashion terbaru, kini perhatian mulai bergeser pada bagaimana pakaian tersebut diproduksi.

Saat ini, perhatian beralih ke bagaimana pakaian diproduksi.

Semakin banyak konsumen yang memilih material yang dianggap lebih ramah lingkungan seperti katun organik, linen, bamboo fiber, kain daur ulang, serta berbagai serat alami lainnya.

Selain lebih berkelanjutan, material-material ini juga dinilai jauh lebih ideal untuk traveling. Bahannya cenderung ringan, breathable, nyaman dipakai dalam waktu lama, dan cocok untuk mobilitas tinggi.

Bagi traveler yang melakukan perjalanan panjang, pakaian berbahan alami juga menawarkan daya tahan yang lebih baik sehingga mereka tidak perlu membawa terlalu banyak outfit.

Modest Fashion Semakin Mendunia

Dalam beberapa tahun terakhir, modest fashion berkembang jauh melampaui pasar tertentu dan mulai menjadi bagian dari gaya hidup global.

Banyak traveler kini mencari pakaian yang lebih tertutup namun tetap modern, stylish, dan fleksibel digunakan di berbagai situasi perjalanan.

Outfit seperti ini dianggap sangat ideal karena nyaman digunakan selama penerbangan panjang, tetap sopan saat mengunjungi destinasi budaya atau religius, terlihat menarik untuk kebutuhan konten digital, serta mudah dipadukan dengan item lainnya.

Fleksibilitas inilah yang membuat modest fashion semakin relevan di industri travel global.

Warna Natural Akan Mendominasi 2026

Prediksi tren fashion menunjukkan bahwa warna-warna natural akan semakin mendominasi pasar pada 2026.

Warna seperti beige, olive, cokelat, putih, dan berbagai earthy tones lainnya diperkirakan akan semakin populer.

Selain terlihat timeless, warna-warna ini lebih mudah dipadukan dengan berbagai item pakaian lainnya dan mencerminkan pendekatan fashion yang lebih dekat dengan alam.

Estetika yang sederhana namun elegan ini juga sejalan dengan tren slow travel dan conscious living yang terus berkembang.

Travel Wardrobe Menjadi Lebih Praktis

Traveler modern juga mulai meninggalkan kebiasaan membawa terlalu banyak pakaian saat bepergian.

The concept of a capsule wardrobe Konsep capsule wardrobe semakin populer karena memungkinkan traveler membawa lebih sedikit item dengan fungsi yang lebih banyak.

Beberapa item yang diperkirakan akan mendominasi travel wardrobe pada 2026 meliputi loose outerwear, breathable dresses, sustainable hijab atau scarf, multifunction pants, serta reusable accessories.

Pendekatan ini tidak hanya membuat perjalanan lebih praktis, tetapi juga membantu mengurangi konsumsi berlebihan.

Sustainability Menjadi Faktor Utama

Industri fashion global sedang bergerak menuju tema besar seperti earth restoration, sustainability, dan conscious consumption.

Generasi milenial dan Gen Z menjadi pendorong utama perubahan ini karena mereka semakin mempertimbangkan dampak lingkungan dari keputusan belanja mereka.

Mereka tidak hanya ingin tampil baik saat traveling, tetapi juga ingin memastikan bahwa pilihan mereka lebih bertanggung jawab.

Pada akhirnya, travel di tahun 2026 bukan hanya tentang ke mana seseorang pergi.

Travel juga tentang bagaimana seseorang melakukan perjalanan dengan cara yang lebih sadar, lebih praktis, dan lebih berkelanjutan.

Melalui sustainable modest fashion, traveler modern dapat tetap tampil stylish tanpa mengorbankan kenyamanan maupun masa depan bumi.

Footnotes
1 Government Regulation No. 42 of 2024 (Indonesia)
2 Global Muslim Travel Index (GMTI) – Mastercard & CrescentRating
3 State of the Global Islamic Economy Report – DinarStandard
4 Indonesia Ministry of Tourism and Creative Economy (Kemenparekraf)
5 Halal Product Assurance Agency (BPJPH Indonesia)

smailing group indonesia
Cerita dari seluruh dunia
Lihat Berita terkait lainnya
pool
Regenerative Travel Trail di Bali & Nusa Tenggara: Itinerary Perjalanan Bermakna untuk 2026
hotel
Era Baru Hotel Muslim-Friendly di Indonesia